Hubungan Pertambahan Berat Tubuh Ibu Hamil Terhadap Berat Janin Melalui Fetal Biometri Ultrasonografi
USG-Radiologi
DOI:
https://doi.org/10.38215/jtkes.v8i1.160Kata Kunci:
Stunting, Ultrasound, Pregnancy Period, Fetal WeightAbstrak
Pemeriksaan USG merupakan salah satu modalitas utama menjadi alat yang penting digunakan untuk mengetahui tumbuh kembang janin pada ibu hamil seperti berat badan janin guna mencegah stunting, komplikasi dan kelainan lainnya sehingga dapat di tangani lebih awal, cepat dan teapt untuk kesehatan ibu dan janin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan USG dalam hubungannya penambahan berat badan ibu hamil dan janin melalui Fetal Biometri. Metode penelitian menggunakan desain kualitatif yang bersifat deskriptif, dengan jumlah sampel 37 ibu hami. Hasil Penelitian: sebagian besar janin yang berusia di atas 30 minggu memiliki berat antara 2500-3500 gram (normal). Namun, ada beberapa janin dengan berat lebih rendah (di bawah 2500 gram), yang mungkin memerlukan pemantauan lebih lanjut terkait kemungkinan adanya intrauterine growth restriction (IUGR). Simpulan: sebagian besar ibu hamil mengalami peningkatan berat badan sesuai dengan standar kehamilan, meskipun ada beberapa kasus ibu dengan berat badan rendah yang memerlukan perhatian lebih dalam hal nutrisi
Unduhan
Referensi
Asty Melani (2019) ‘FAKTOR-FAKTOR RISIKO YANG MEMPENGARUHI KELAHIRAN MAKROSOMIA (Studi Kasus di Rumah Sakit Umum Daerah Tugurejo Semarang)’.
Gaskins, A.J. et al. (2015) ‘NIH Public Access’, 124(4), pp. 662–669. doi:10.1097/AOG.0000000000000478.Prepregnancy.
Handayani, S. (2023) ‘Selamatkan Generasi Bangsa Dari Bahaya Stunting’, Journal of Midwifery Science and Women’s Health, 3(2), pp. 87–92. doi:10.36082/jmswh.v3i2.1082.
Manurung, P. and Helda, H. (2021) ‘Hubungan Riwayat Komplikasi Saat Hamil dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Indonesia’, Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 4(2), pp. 51–56. doi:10.7454/epidkes.v4i2.4069.
Mappaware, N.A. et al. (2020) ‘Ultrasonografi Obstetri Dalam Prespektif Medis, Kaidah Bioetika Dan Islam’, Wal’afiat Hospital Journal, 1(1), pp. 1–14. doi:10.33096/whj.v1i1.2.
Mardeyanti, Djulaeha, E. and Fatimah (2019) ‘Ketepatan Taksiran Berat Badan Janin Dibandingkan dengan Berat Badan Bayi Baru Lahir’, Jurnal Ilmu & Teknologi Ilmu Kesehatan, 1(1), pp. 12–17. Available at: https://ejurnal.poltekkesjakarta3.ac.id/index.php/jitek/article/view/18/14.
MZ, J.I.W. et al. (2022) ‘Frekuensi Pemeriksaan Ultrasonografi (USG) pada Pasien Antenatal Care (ANC)’, Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 1(3), pp. 161–169. doi:10.33096/fmj.v1i3.60.
Ni Putu, A. and Nurul, H. (2019) ‘Pengaruh Peningkatan Berat Badan Terhadap Berat Badan Bayi Baru Lahir Di Puskesmas Kediri Tahun 2016’, Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 3(2), pp. 1–6. Available at: https://bemj.e-journal.id/BEMJ/article/view/4.
Prawirohardjo, S. (2016) Ilmu Kebidanan Sarwono Prawirohardjo, PT. Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Setyawati, B., Susilowati, A. and Maisya, I.B. (2018) ‘Age and Body Mass Index are Determinant of Blood Pessure in Reproductive Age Women’, Penelitian Gizi dan Makanan, 40(2), pp. 45–53.
Silvani, Y. (2024) ‘Hubungan peningkatan berat badan selama kehamilan dengan kadar haemoglobin di akhir kehamilan’, 2, pp. 65–70.
Tarmizi, S.N. (2024) ‘Membentengi anak dari stunting’, p. 20.Kementerian Kesehatan Indonesia
Tawakal, H.A. (2015) ‘Sistem informasi dan monitoring perkembangan janin berbasis android’, Jurnal Teknologi Terpadu, 1(1). doi:10.54914/jtt.v1i1.35.
WHO (2015) ‘Stunting In A Nutshell [Online]. World Health Organization’, https://www.who.int/news/item/19-11- 2015-stunting-in-a-nutshell [Preprint].
Yulizawati, SST., M.Keb,Henni Fitria, SST., M.Keb (2021) CONTINUITY OF CARE.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 JURNAL TERAS KESEHATAN

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish articles in Jurnal Teras Kesehatan agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)











