EFEKTIVITAS METODE BERCERITA TERHADAP KEMAMPUAN PENINGKATAN KOSAKATA PADA ANAK DOWN SYNDROME DI SURAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.38215/jtkes.v8i1.181Kata Kunci:
anak, down syndrome, efektivitas, metode berceritaAbstrak
Down Syndrome adalah kelainan kromosom pada pasangan kromosom ke-21 yang melibatkan ratusan gen, termasuk yang mengkode protein amyloid di otak. Protein ini dapat memicu aktivasi mikroglia yang merusak sel saraf (Fakhiratunnisa et al., 2022). Anak Down Syndrome sering mengalami keterlambatan bicara dan perkembangan bahasa yang lebih lambat, tidak sejalan dengan kecerdasan mereka. Tujuan dari penelitian menganalisis efektivitas metode bercerita dalam peningkatan kemampuan kosakata pada anak Down Syndrome di Surakarta. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen dengan pengambilan data pretest-posttest dan sample dari 15 responden menggunakan metode purposive sampling, Uji statistik parametrik Shapiro-Wilk dan uji perbedaan Wilcoxon digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian mendapatkan hasil nilai pret-test yaitu 10,13, sementara post-test mencapai 30,87, dengan peningkatan 20,74%. Penelitian ini menunjukkan setelah penerapan metode bercerita, kemampuan kosakata reseptif anak Down Syndrome mengalami kemajuan signifikan. Secara keseluruhan, metode bercerita terbukti efektif dalam peningkatan kemampuan kosakata pada anak Down Syndrome di Surakarta.
Unduhan
Referensi
Amin, N. F., Garancang, S., & Abunawas, K. (2023). Populasi dalam penelitian merupakan suatu hal yang sangt penting, karena ia merupakan sumber informasi. Jurnal Pilar, 14(1), 15–31.
Mukbal, M. (2021). metode pengumpulan data dan instrumen penelitian. 3(2), 6.
Nurdyna, A., Sulissusiawan, A., & Syahrani, A. (2021). Penggunaan Bahasa Pada Anak Berkebutuhan Khusus (Down Sindrom): Kajian Psikolinguistik. JPPK: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 10(4), 1–7.
Pramesti, amella ayu, & Qamaria, rezki suci. (2022). Penerapan Komunikasi Terapeutik dengan Media Flash Card pada Anak yang Mengalami Down Syndrome. PTK: Jurnal Tindakan Kelas, 2(2), 159–169. https://doi.org/10.53624/ptk.v2i2.92
Purnama, E., Fatimah Zahro, I., Al Bana, K., Bandung, K., & Siliwangi, I. (2022). Pembelajaran Daring Stimulasi Kemampuan Bahasa Reseptif Anak Berkebutuhan Khusus Melalui Metode Bercerita. 6(1), 2714–4107
Rohmah, M. H., Setiawan, E., & Anggraheni, I. (2023). Meningkatkan Bahasa Reseptif Anak Usia Dini Melalui Metode Bercerita Di Ta Al-Amin Batu. 5. http://riset.unisma.ac.id/index.php/fai/index
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 JURNAL TERAS KESEHATAN

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish articles in Jurnal Teras Kesehatan agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)











