EVALUASI HASIL RADIOGRAF CRANIUM PROYEKSI ANTERO POSTERIOR MENGGUNAKAN VARIASI KV DI INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT HERMINA ARCAMANIK
DOI:
https://doi.org/10.38215/jtkes.v7i2.142Kata Kunci:
anatomical information, cranium radiograph, kV variationAbstrak
Pemberian faktor eksposi dalam pemeriksaan radiologi merupakan kunci untuk menghasilkan radiograf yang berkualitas dalam memberikan informasi anatomi yang jelas dan akurat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan informasi anatomi dari radiograf pemeriksaan cranium sebagai indikasi kualitas radiograf pada pemilihan beberapa faktor eksposi. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Hermina Arcamanik pada bulan April 2024. Phantom cranium digunakan sebagai objek penelitian, dan faktor eksposi diatur pada variasi nilai tegangan tabung dari 60-80kV dengan nilai arus tabung tetap pada 20mAs. Hasil radiograf dievaluasi untuk melihat detail anatominya dan dianalisis melalui uji Friedman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informasi anatomi untuk setiap nilai tegangan tabung adalah 4.18 untuk 60kV, 3.91 untuk 65kV, 3.50 untuk 70kV, 2.27 untuk 75kV, dan 1.14 untuk 80kV. Nilai 60kV/20mAs memiliki nilai mean rank tertinggi menunjukkan bahwa faktor eksposi tersebut memberikan informasi detail anatomi yang paling optimal
Unduhan
Referensi
Bapeten. (2020). Peraturan Badan Pengawas Tenaga Nuklir No 4 Tahun 2020 Keselamatan Radiasi pada Penggunaan Sinar-X dalam Radiologi Diagnostik dan Intervensional. jakarta: BPTN.
Bontrager, K. L., & Lampignano, J. P. (2014). Handbook of Radiographic Positioning and Techniques. St Louis: Elsevier.
Fahmi, A., Firdausi, K. S., & Budi, W. S. (2008, Oktober). Pengaruh Faktor Eksposi Pada Pemerksaan Abdomen Terhadap Kualitas Citra Radiografi dan Paparan Radiasi Menggunakan Computed Radiography, Berskala Fisika. Berskala fisika, 11, 109-118.
Indrati, R., Susanto, E., Abimanyu, B., Wibowo, A. S., Murniati, E., Darmini, . . . Rasyid. (2017). Proteksi radiasi bidang radiodiagnostik dan intervensional. Magelang: Inti Medika Pustaka.
Kurnianto, K., Putra, I. M., & Susila, I. P. (2013). Perekayasaan Perangkat Radiografi Digital untuk Industri. Prosiding Pertemuan Ilmial Perekayasaan Perangkat Nuklir, 261-274.
Lampignano, J. P., & Kendrick, L. E. (2018). Radiographic Positioning and Related Anatomy. St. Louis: Elsevier.
Long, B. W., Rollins, J. H., & Smith, B. J. (2016). Merril's Atlas of Radiographic Positioning and Prosedures (13th ed.). St. Louis: Elsevier.
Pradana, A. (2011). Pengukuran Penggunaan kV Pada Pemeriksaan Thorak Anak Terhadap Kualitas Gambar Dan Dosis Radiasi. Jakarta: FMIPA Universitas Indonesia .
Rasad, S. (2015). Radiologi Diagnostik. jakarta: FK UI.
Sari, A. W., & Fransiska, E. (2017). Pengaruh Faktor Eksposi dengan Ketebalan Objek pada Pemeriksaan Foto Thorax Terhadap Gambaran Radiografi. gunabangsa, 17-21.
Spaeth, A. B. (2019). Diagram Tube Housing Ray. England: Bing.
Sugiyono. (2013). Metodelogi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
Suryaningmara, W. B., Sumadi, W. J., Saputra, H., & Ekawati, N. P. (2023). Karakteristik Klinik Patologi Tumor-Tumor Tulang Rawan di RSUP Sanglah Tahun 2016-2020. Medina Udayana, 22-25.
Utami, A. P., Saputro, S. D., & Felayani, F. (2018). Radiologi Dasar I. Magelang: Inti Medika Pustaka.
Frank, Eugene D, Long, Bruce W, Smith, Barbara J, (2016). Merril’s Atlas of Radiographic Positiong and Positioning and Procedures.
Ningtias, D.R, Suryono, S., & Susilo. (2016). Pengaruh Kualitas Citra Digital.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 JURNAL TERAS KESEHATAN

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish articles in Jurnal Teras Kesehatan agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)











