RELEVANSI PALPASI DALAM PEMERIKSAAN RADIOGRAFI
Relevance of Palpation in Radiographic Examination
DOI:
https://doi.org/10.38215/jutek.v2i1.30Kata Kunci:
Hukum, Palpasi, Pemeriksaan RadiografiAbstrak
Dalam menentukan batas-batas pemeriksaan dan titik pusat (CP) pada pemeriksaan
radiografi abdomen, BNO, Vertebrae Lumbo Sacral dan radiografi sacrum,
radiographer harus melakukan palpasi terhadap organ-organ tertentu, hal ini
disebabkan organ yang ditentukan sebagai batas ternyata tertutup oleh baju
pemeriksaan pengganti baju pasien ketika dilakukan pemeriksaan radiografi, salah
satu kegiatan palpasi dalam pemeriksaan radiologi yang dilakukan oleh radiographer
sangat mungkin bisa terkena pasal 335 KUHP tentang perbuatan orang lain yang
tidak menyenangkan apalagi bila radiographer tidak memiliki SOP tentang palpasi
dalam melakukan pemeriksaan radiografi. Dengan menggunakan metoda penelitian
kualitatif penulis menulis artikel ilmiah ini dengan tujuan menjelaskan cara
melakukan penentuan batas batas dalam pemeriksaan radiografi tanpa melakukan
palpasi dan melakukan peninjauan relevansi kegiatan palpasi dalam pemeriksaan
radiologi.Hasil penelitian menyebutkan cara ra diographer melakukan pemeriksaan
radiografi tanpa melakukan palpasi dengan cara meminta pasien dengan tutur kata
yang baik dan sopan untuk menunjukan dan menekan sendiri daerah atau bagian
tubuh yang radiographer inginkan untuk ditunjuk dan ditekan dengan jari telunjuk
serta jari tengahnya, serta Relevansi kegiatan palpasi tidak bisa ditinggalkan dalam
pemeriksaan radiologi pada pasien yang tidak kooperatif atau tidak sadar, untuk
pasien yang kooperatif sebaiknya kegiatan palpasi tertulis dengan jelas dalam
Standar Operasional Prosedur (SOP).
Unduhan
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2019 Jurnal Teras Kesehatan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish articles in Jurnal Teras Kesehatan agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)






