KAMISHIBAI PHBS SEBAGAI METODE STORYTELLING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA 5 – 6 TAHUN DI TKIT LUQMANUL HAKIM INSAN MADANI BANDUNG
KAMISHIBAI PHBS SEBAGAI METODE STORYTELLING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA 5 – 6 TAHUN DI TKIT LUQMANUL HAKIM INSAN MADANI BANDUNG
DOI:
https://doi.org/10.38215/jtkes.v7i2.138Kata Kunci:
cognitive ability, kamishibai, storytellingAbstrak
Kemampuan kognitif merupakan salah satu aspek perkembangan anak usia dini yang perlu mendapatkan stimulasi sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui penerapan kamishibai sebagai salah satu media yang digunakan dalam storytelling untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 5 – 6 tahun. Penelitian ini menggunakan one group pretest-posttest design, mengukur kemampuan kognitif sebelum dan setelah intervensi. Subjek penelitian ini adalah 25 siswa usia 5 – 6 tahun di TK Luqmanul Hakim Insan Madani Bandung. Hasil penelitian pada Pretest menunjukkan bahwa kemampuan kognitif anak 57,7 % dengan kriteria Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Sedangkan pada Postest menunjukkan kemampuan kognitif anak meningkat menjadi 79,3% dengan kriteria Berkembang Sangat Baik (BSB). Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat dikatakan bahwa Metode Storytelling dengan menggunakan Kamishibai dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak.
Kata kunci: kamishibai, kemampuan kognitif, storytelling
Unduhan
Referensi
Asfandiyar, A. Y. (2007). Cara Pintar Mendongeng. Bandung: Dar Mizan.
Astutik, Y. P., & Mulyana, R. (2021). Developing Kamishibai (Japanese Card-Story) Media in Teaching Speaking. ELLiC Proceedings, 4, pp. 136-147.
Hidayat, D. B., Muktadir, A., & Dharmayana, I. W. (2019). Efektivitas Metode Mendongeng (Storytelling) dalam Meningkatkan Keterampilan Berbicara dan Keterampilan Membaca Siswa (Sebuah Studi Kasus di SDN 55 Bengkulu Selatan). Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Pendidikan Dasar, 2(2), 120-128. doi:https://doi.org/10.33369/dikdas.v2i2.10582
Ishiguro, H. (2018). Revisiting Japanese Multimodal Drama Performance as Child-Centered Performance Ethnography: Picture-Mediated Reflection on 'Kamishibai'. Dalam X. Du, & T. Chemi, Arts-Based Methods in Education Around The World (hal. 89-105). New York: River Publishers. doi:http://dx.doi.org/10.1201/9781003337263-5
Khiyarusoleh, U. (2016). Konsep Dasar Perkembangan Kognitif pada Anak menurut Jean Piaget. Jurnal Dialektika Jurusan PGSD, 5(1), 1-10. doi:https://doi.org/10.58436/jdpgsd.v5i1.17
Kordaki, M., & Agelidou, E. (2010). A Learning Design-Based Environment for Online Collaborative Digital Story Telling: An Example for Environmental Education. The International Journal of Learning: Annual Review, 17(5), 95-106. doi:10.18848/1447-9494/CGP/v17i05/47058
Muallifah. (2013). Storytelling sebagai Metode Parenting untuk Pengembangan Kecerdasan Anak Usia Dini. Jurnal Psikoislamika, 10(1), 66-71. doi:https://doi.org/10.18860/psi.v10i1.6364
Muthmainah, Nurma. (2019). Peningkatan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Media Tutup Botol Di Tk Meulati Mon Pasong Aceh Barat. Jurnal Pendidikan Anak: Bunayya. Issue : Vol 5, No 2 (2020) : Juli 2019. Publisher : UIN Ar-Raniry Banda Aceh. DOI : 10.22373
Permendikbud RI. (2014). Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. Permendikbud RI No 137 Tahun 2014. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Rachman, I., Matsumoto, T., Kodama, Y., & Miyake, H. (2017). PBL (Problem-Based Learning) Method by Using “Kamishibai” as a Media to Learn Environmental Education for Children and To Build Capacity for Teachers. Journal of Sustainable Development Education and Research JSDER, 1(1), 55-60.
Sutisna, I., & Laiya, S. W. (2020). Metode Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini. Gorontalo: UNG Press Gorontalo.
Widiandari, A., Saraswati, D., Patria, M., Hastuti, N., & Fadil, Z. A. (2017). Pengenalan Kamishibai : Metode Story Telling ala Jepang. Harmoni : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 27-31.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 JURNAL TERAS KESEHATAN

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish articles in Jurnal Teras Kesehatan agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)






