Validitas dan Reliabilitas Instrumen Determinan Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Lupus Eritematosus Sistemik
Validity and Reliability of Determinant Instrument of Medication Compliance on Systemic Lupus Erythematosus Patients
DOI:
https://doi.org/10.38215/jutek.v1i1.21Kata Kunci:
determinan kepatuhan, instrumen reliabel, Instrumen valid, lupusAbstrak
Lupus Eritematosus Sistemik (LES) adalah penyakit autoimun kronis yang
belum diketahui penyebabnya sehingga penyandangnya harus mengonsumsi
obat jangka panjang untuk mengendalikan penyakitnya. Keadaan ini
menimbulkan dampak fisik dan ekonomi karena efek samping serius dan
biaya tinggi yang sering memengaruhi kepatuhan minum obat. Determinan
kepatuhan berbeda di setiap lokasi karena perbedaan sosial, politik dan
budaya. Penelitian bertujuan mendapatkan instrumen determinan kepatuhan
minum obat pasien LES yang valid dan reliabel.
Telah dilakukan penelitian kuantitatif terhadap 30 pasien LES di klinik
Reumatologi RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung dengan teknik consecutive
sampling. Analisis data menggunakan pemodelan Rasch.
Uji validitas 103 butir pernyataan menunjukkan: 83 butir tergolong fit
statistic; seluruh butir terbukti unidimensi dan tidak ditemukan konflik antar
butir (dimensionality); 4 pilihan jawaban mampu dipahami perbedaannya
oleh responden (rating scale). Uji reliabilitas menunjukkan: reliabilitas dan
separasi strata butir sangat baik; reliabilitas dan separasi strata responden
baik; Alpha Cronbach sangat baik (0,88).
Penelitian ini menghasilkan instrumen determinan kepatuhan minum obat
pada pasien LES yang valid dan reliabel, mewakili 51 konstruk dan 13
kategori: karakteristik individu, daya ingat, pengetahuan, eksperimen,
manajemen konsumsi, karakteristik penyakit, karakteristik obat, biaya,
kebijakan rumah sakit, akses ke rumah sakit, enabler agent, karakteristik
tenaga kesehatan dan dukungan eksternal.
Unduhan
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Authors who publish articles in Jurnal Teras Kesehatan agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)






