PENGARUH PENERAPAN METODE CUL-DE-SAC (NOSE PINCHING) TERHADAP KLIEN DISGLOSIA
Effects of the Application of CUL-DE-SAC (Nose Pinching) Method on Dysglossia Clients.
DOI:
https://doi.org/10.38215/jutek.v3i2.52Kata Kunci:
disglosia, konsonan /s/, metode cul-de-sacAbstrak
Gangguan bicara yang terjadi akibat adanya kelainan bentuk dan atau struktur organ bicara, khususnya artikulator, disebut Disglosia. Kelainan bentuk atau organ wicara yang dialami oleh masyarakat sekitar kita yang terjadi sejak bayi, mengakibatkan penderita mendapatkan berbagai kesulitan dalam berkomunikasi karena adanya ketidaktepatan atau ketidakkonsistenan dalam mengartikulasikan kata. Salah satu metode pada bidang terapi wicara yang dapat digunakan untuk menangani masalah tersebut termasuk kelainan pada resonansi suara adalah Metode Cul-de-sac (Nose Pinching). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode Cul-de-sac (Nose Pinching) dalam meningkatkan kesadaran klien Disglosia akan perbedaan resonansi suara di rongga hidung dan rongga mulut pada saat memproduksi konsonan dan menggurangi nasal air emission pada saat memproduksi huruf konsonan sibilant apicoalveolar /s/ di Yayasan Pembina Penderita Celah Bibir dan Langit- langit Cleft Center Bandung. Metode penelitian yang digunakan adalah Eksperimen Subjek Tunggal. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan orang tua klien, observasi secara langsung terhadap klien, pemberian tes, dan studi dokumen rekam medis klien. Setelah dilakukan 15 kali pertemuan terapi dengan menggunakan metode di atas, kemampuan klien bertambah sekitar 65% dan berhasil mengucapkan konsonan /s/ dengan adanya nasal air emission antara 1-2 cm. Sehingga, berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa metode Cul-de-sac (Nose Pinching) berpengaruh sebanyak 65% dalam mengurangi nasal air emission pada pasien disglosia di atas.
Unduhan
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 JURNAL TERAS KESEHATAN

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish articles in Jurnal Teras Kesehatan agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)






