A ANALISA PENGULANGAN (REPEAT) RADIOGRAF DI UNIT RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MOHAMMAD NATSIR SOLOK
ANALISA PENGULANGAN (REPEAT)RADIOGRAF DI UNIT RADIOLOGI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MOHAMMAD NATSIR SOLOK
DOI:
https://doi.org/10.38215/jtkes.v5i1.72Kata Kunci:
Pengulangan, Faktor penyebab, Computed RadiographyAbstrak
Repeat analisis adalah proses sistemastis pada gambar katalog yang ditolak dan menentukan jenis pengulangan sehingga dapat meminimalkan kesalahan atau pengulangan yang terjadi. Berdasarkan observasi lapangan pada bulan Agustus sampai Oktober 2020, didapatkan hasil dengan persentase sebanyak 2.96%. Oleh karena itu sangat diperlukan program pengulangan analisis untuk mengetahui besarnya angka pengulangan dan faktor penyebab terjadinya pengulangan secara jelas.
Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitaif, dilakukan di Unit Radiologi Rumah Sakit Umum Daerah Mohammad Natsir Solok pada bulan Januari sampai Maret 2021. Data dikelompokan berdasarkan faktor pengulangan dan di lakukan perhitungan kemudian diolah menggunakan rumus yang akan dibandingkan dengan batas toleransi yang sudah ditetapkan.
Hasil penelitian menyatakan pengulangan radiograf pada bulan Januari sebanyak 2.16%, bulan Februari sebanyak 2.81%, dan bulan Maret 3.59%. kemudian dirata ratakan mendapatkan hasil 2.80%, sedangkan berdasarkan Permenkes No.129 Tahun 2008 pengulangan radiograf tidak boleh melebihi dari ? 2%. Adapun Faktor-faktor penyebab pengulangan radiograf adalah faktor pergerakan pasien 9.7%, faktor posisi pasien 63.9%, faktor eksposi 9.7%, faktor peralatan 4.2%, dan faktor artifact 12.5%.
Kata Kunci : Pengulangan, Faktor penyebab, Computed Radiography
Unduhan
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 JURNAL TERAS KESEHATAN

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish articles in Jurnal Teras Kesehatan agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)






