Pengetauan Ibu Hamil Tentang HIV/AIDS Dengan Sikap Ibu Hamil Terhadap Konseling dan Tes HIV/AIDs secara Sukarela (KTS)
RELATIONSHIP KNOWLEDGE OF PREGNANT WOMEN ABOUT HIV/AIDS WITH ATTITUDE OF PREGNANT WOMEN TOWARDS VOLUNTARY HIV/AIDS COUNSELING AND TESTING (KTS)
DOI:
https://doi.org/10.38215/jtkes.v6i2.118Kata Kunci:
Pengetahuan, HIV/AIDsAbstrak
HIV/AIDS merupakan masalah kesehatan dunia yang semakin meluas saat ini. Jumlah Kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) pada tahun 2021 sebanyak 36.902 kasus dan mayoritas penderitanya merupakan usia produktif. Penderita Kasus HIV paling banyak berasal dari rentang usia 25-49 tahun dengan persentase 69,7% pada 2021 kemudian usia 20-24 tahun sebesar 16,9% dan penderita HIV di atas 50 tahun sebesar 8,1%, usia 15-19 tahun sebesar 3,1%. Adapun jumlah kasus (AIDS) sebanyak 5750 kasus dan mayoritas penderitanya berada pada rentang usia 30-39 tahun dengan tujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara pengetahuan ibu hamil tentang HIV/AIDS dengan sikap ibu hamil terhadap Konseling dan Tes HIV/AIDS secara Sukarela (KTS) di Puskesmas Cipageran Kota Cimahi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil di Puskesmas Cipageran pada bulan Mei sebanyak 76 ibu hamil. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Pengukuran pengetahuan dan sikap ibu hamil menggunakan instrument penelitian (kuesioner). Hasil penelitian menunjukkan dari 76 ibu hamil, sebagian besar ibu hamil yang memiliki pengetahuan kurang tentang HIV/AIDS 10 ibu hamil (83,3%) bersikap negatif terhadap KTS. mengajaknya untuk melakukan pemeriksaan HIV/AIDS sedini mungkin untuk mencegah penularan HIV/AIDS dari ibu ke anak.
Unduhan
Referensi
Alamsyah, dkk. (2020). Mengkaji HIV/AIDS Dari Teoritik Hingga Praktik. Indramayu: Adanu Abimata.
Azwar. S.A. (2014). Sikap manusia dan teori pengukurannya. Edisi ke dua. Hal: 94-98. Jakarta: Pustaka Pelajar.
Cahyoningsih, Hermi. 2014. Hubungan antara Pengetahuan Ibu Hamil tentang HIV/AIDS dan Tes HIV/AIDS secara Sukarela dengan Sikap Tes HIV/AIDS secara Sukarela di Puskesmas Gedong Tengen Yogyakarta Tahun 2014. Yogyakarta
Hidayati, A. (2019). Manajemen HIV/AIDS. Surabaya: Airlangga University Press.
Kementerian Kesehatan RI. (2016). Pedoman Nasional Tatalaksana Klinis Infeksi HIV dan Terapi Antiretroviral pada Orang Dewasa dan Remaja. Jakarta : Kemenkes RI.
Kemenkes RI. (2016). Final Laporan Perkembangan HIV/AIDS Triwulan IV Tahun 2015.
Kemenkes RI. (2018). Estimasi dan Proyeksi HIV/AIDS di Indonesia Tahun 2011-2016.
Maydianasari dkk. (2023). Deteksi Dini HIV/AIDS pada Kehamilan. Yogyakarta: NEM.
Menteri Kesehatan RI. 2013. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2013 tentang Penanggulangan HIV dan AIDS. Hal : 4. http:/www.depkes.go.id.
Notoatmodjo, Soekidjo. 2018. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. 2015. Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jakarta : Rineka Cipta
Sastrawinata, Sulaiman, dkk. 2015. Obstetri Patologi. Jakarta : EGC.
[ Setiarno, dkk. (2021). Penanganan Virus HIV/AIDS. Sleman: Budi Utama.
Verawati, Sri. 2013. Merawat Menjaga Kesehatan Seksual Wanita. Bandung: Grafindo Media Oratama.
Wulansari, Ayu. 2014. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Niat Ibu Hamil untuk Memanfaatkan Layanan VCT di Wilayah Kerja Puskesmas Ciputat Kota Tanggerang Selatan Tahun 2014. Jakarta : UIN Syarif Hidayatullah.
Unduhan
Diterbitkan
Versi
- 2023-09-13 (2)
- 2023-07-31 (1)
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 JURNAL TERAS KESEHATAN

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish articles in Jurnal Teras Kesehatan agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)






