HUBUNGAN PAPARAN RADIASI SINAR X DENGAN KADAR HEMATOLOGI PADA PETUGAS RADIOLOGI RUMAH SAKIT PURWAKARTA
Correlation between X Ray Radiation Exposure and Hematology Level on Radiographers at Purwakarta Hospital
DOI:
https://doi.org/10.38215/jutek.v2i1.28Kata Kunci:
Hematologi, Paparan, RadiasiAbstrak
Penggunaan radiologi selain memberikan manfaat yang baik juga memberikan efek
yang merugikan terutama pada pekerja. Efek radiasi dapat bersifat stokastik maupun
non stokastik terhadap sistem jaringan tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk
menganalisis paparan radiasi sinar X dengan kadar hematologi pada petugas
radiologi rumah sakit sewilayah Purwakarta. Desain penelitian dengan pendekatan
cross sectional dan jumlah sampel total populasi sebanyak 30 responden. Data yang
dikumpulkan menggunakan data sekunder dan dianalisis secara univariate dan
bivariate menggunakan uji korelasi rank spearman. Hasil penelitian menunjukkan
keterpaparan radiasi pekerja sebesar 0,01mSv + 0,026 dengan nilai paparan terendah
0,01mSv dan paparan tertinggi 0,13 mSv. Terdapat hubungan paparan dosis radiasi
sinar-X dengan kadar leukosit dengan keeratan hubungan lemah dan berpola negatif
(p.value = 0.042; rs= - 0,146), tetapi tidak ada hubungan paparan radiasi sinar-x
dengan trombosit darah, eritrosit, eosinofil, neotrofil batang dan segmen, serta
limfosit dan monosit menunjukan tidak ada hubungan dengan keeratan sangat lemah
dan berpola negatif (p value > 0.05; rs < 1 ).
Unduhan
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2019 Jurnal Teras Kesehatan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish articles in Jurnal Teras Kesehatan agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)






