VARIASI FAKTOR EKSPOSI PADA PEMERIKSAAN SCHEDEL PROYEKSI ANTERIOR POSTERIOR UNTUK HASIL RADIOGRAFI YANG MAKSIMAL DI RUMAH SAKIT AL ISLAM BANDUNG

Variation of Exposure Factors on Schedel Examination using Anterior Posterior Projection to Maximize Radiographs Quality at Al Islam Hospital of Bandung

Penulis

  • Oktarina Damayanti Politeknik Al Islam Bandung ##default.groups.name.author##
  • Leny A Anggraeni AKTEK Radiodiagnostik dan Radioterapi Patriot Bangsa, Lampung ##default.groups.name.author##
  • Surdiyah Asri Ningrum Politeknik Al Islam Bandung ##default.groups.name.author##

DOI:

https://doi.org/10.38215/jutek.v3i1.47

Kata Kunci:

Anterior Posterior, Kepala, kv, mAs

Abstrak

Kepala merupaka pemeriksaan yang sering dilakukan pada setiap Rumah Sakit terutama proyeksi Anterir Posterior. Kualitas hasil gambaran baik kontras, densitas dan detai sangat diperlukan sehingga faktor eksposi pun akan sangat berpengaruh pada pemerisaan kepala. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Al Islam Bandung dengan menggunakan phantom kepala. Dilakukan variasi kV dan mAs pada penelitian ini yaitu proyeksi AP dengan 64 kV dan 11,2 mAs, schedel AP dengan 72 kV dan 14,2 mAs, kepala AP dengan 80 kV dan 12,6 mAs, kepala AP dengan 88 kV dan 14,2 mAs dan Radiograf kepala AP dengan 96 kV dan 16,0 mAs. Nilai faktor eksposi yang maksimal pada phantom kepala pada proyeksi anteroposterior berdasarkan data adalah nilai responden mengalami perubahan dan hanya satu yang sama atau mirip dari sudut pandang responden, penggunaan kV 64 dan mAs 11,2 memiliki nilai densitas dari ke sepuluh responden sebesar 94%, nilai kontras dari kesepuluh responden sebesar 68%, nilai ketajaman dari kesepuluh responden sebesar 74%, dan nilai detail dari kesepuluh responden sebesar 74%. Pada penggunaan kV 72 dan mAs 14,2 memiliki nilai densitas dari ke sepuluh responden sebesar 42%, nilai kontras dari kesepuluh responden sebesar 44%, nilai ketajaman dari kesepuluh responden sebesar 38%, dan nilai detail dari kesepuluh responden sebesar 38%. Penggunaan kV 80 dan mAs 12,6 memiliki nilai densitas dari ke sepuluh responden sebesar 56%, nilai kontras dari kesepuluh responden sebesar 44%, nilai ketajaman dari kesepuluh responden sebesar 40%, dan nilai detail dari kesepuluh responden sebesar 40%. Pada penggunaan kV 88 dan mAs 14,2 memiliki nilai densitas dari ke sepuluh responden sebesar 78%, nilai kontras dari kesepuluh responden sebesar 64%, nilai ketajaman dari kesepuluh responden sebesar 64%, dan nilai detail dari kesepuluh responden sebesar 64%. Pada penggunaan kV 96 dan mAs 16,0 memiliki nilai densitas dari ke sepuluh responden sebesar 78%, nilai kontras dari kesepuluh responden sebesar 76%, nilai ketajaman dari kesepuluh responden sebesar 64%, dan nilai detail dari kesepuluh responden sebesar 80%. Menurut penilaian kesepuluh responden yang dilakukan exspose di Rumah Sakit Al Islam Bandung, hasil radiograf pertama dengan faktor eksposi kV 64 dan mAs 11,2 memiliki nilai yang paling tinggi. Dan yang paling rendah nilai indeks dari setiap responden yaitu pada faktor eksposi kV 72 dan mAs 14,2.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Unduhan

Diterbitkan

2020-07-28

Cara Mengutip

VARIASI FAKTOR EKSPOSI PADA PEMERIKSAAN SCHEDEL PROYEKSI ANTERIOR POSTERIOR UNTUK HASIL RADIOGRAFI YANG MAKSIMAL DI RUMAH SAKIT AL ISLAM BANDUNG: Variation of Exposure Factors on Schedel Examination using Anterior Posterior Projection to Maximize Radiographs Quality at Al Islam Hospital of Bandung. (2020). JURNAL TERAS KESEHATAN, 3(2), 33-39. https://doi.org/10.38215/jutek.v3i1.47

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama