Perilaku Merokok dalam Pandangan Islam

Penulis

  • Nadira Tatya Adiba Universitas Islam Sultan Agung Semarang ##default.groups.name.author##
  • Meilan Arsanti ##default.groups.name.author##

DOI:

https://doi.org/10.38215/jtkes.v6i1.108

Kata Kunci:

perilaku merokok, hukum islam, bahaya merokok

Abstrak

Merokok merupakan perilaku atau kebiasaan yang sangat umum di Indonesia. Namun, dalam jangka panjang, perilaku ini sangat berbahaya bagi kesehatan karena kandungan dalam rokok dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Dalam satu dekade ini terjadi peningkatan signifikan jumlah perokok dewasa sebanyak 8,8 juta orang, yang awalnya 60,3 juta pada tahun 2011 menjadi 69,1 juta perkokok pada tahun 2021 yang tercatat dalam survei Global Adult Tobacco Survey (GATS). Walaupun banyak masyarakat sudah menyadari bahaya dari rokok, namun peminat rokok khususnya di Indonesia kian bertambah tiap tahunnya. Permasalahan mengenai meningkatnya pengguna rokok tidak kunjung henti dan selalu menimbulkan pro dan kontra terhadapnya. Tinjauan mengenai hukum Islam tentang rokok juga dapat menjadi salah satu faktor jumlah konsumsi rokok. Saat ini, pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengharamkan rokok atas dasar akibat yang ditimbulkan oleh rokok lebih banyak dibandingkan dengan manfaat yang diberikan oleh rokok, namun beberapa ulama lain memiliki pandangan yang berbeda dengan memakruhkan rokok karena ulama-ulama tersebut tidak menemukan dalil yang mengharamkan rokok. Tujuan : Mengetahui pengaruh pandemi dan hukum Islam terhadap perilaku merokok. Metode : Jenis penelitian ini adalah literature review yang diambil dari sumber Al-Qur’an dan Hadits, jurnal internasional, jurnal nasional terdahulu, serta buku.

 

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Akhadi, M. (2000). Dasar-Dasar Proteksi Radiasi. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Al-Bashaireh, A. M., Haddad, L. G., Weaver, M., Kelly, D. L., Chengguo, X., & Yoon, S. (2018). The Effect of Tobacco Smoking on Musculoskeletal Health: A Systematic Review. Journal of Environmental and Public Health, 2018. https://doi.org/10.1155/2018/4184190

Awaludin, R. (2011). Radioisotop Teknisum-99m dan Kegunaannya. Buletin Alara BATAN, 61-65.

Fernanda, A. R. (2015, Februari 17). Diambil kembali dari Hubungan Kualitas Pelayanan terhadap kepuasan konsumen di laboratorium Prodia Bandung: http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/handle/123456789/2754

Hanum, H., & Wibowo, A. (2017). Pengaruh Paparan Asap Rokok Lingkungan pada Ibu Hamil terhadap Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah. Jurnal Kedokteran Unila, 5(5), 22–26.

Groneberg, K.-O. H. & D. (2016). Tobacco or Health? 2nd Edition (2nd ed.). Springer.

Kodir, K., & Anggarawati, T. (2022). Hubungan Ketergantungan Rokok Dengan Kadar Karbonmonoksida Udara Ekspirasi Pada Mahasiswa Akper Kesdam Iv/Diponegoro Semarang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana, 3(2), 1–5. https://doi.org/10.55606/pkmsisthana.v3i2.6

Marisa, M., & Lestari, R. (2021). Perbandingan Kadar Hemoglobin Pengguna Rokok Elektrik Dani Rokok Biasa. 4(2), 124–128.

Martha, R. D., & Milvita, D. (2014). Penentuan Biodistribusi Tc-99m Perteknetat Menggunakan Teknik ROI pada Pasien Hipertiroid (Struma Difusa). Jurnal Fisika Universitas Andalas, 45-52.

Nurhayati, E., Bu’ulolo, I., & Ndruru, S. (2021). Penyuluhan bahaya rokok di SMA Bayangkara Medan. Jurnal Mitra Keperawatan Dan Kebidanan Prima, 2(1).

Palantei, P. P., & Hilal, F. (2021). Metode Penalaran Hukum Islam Dalam Hukum Merokok; Studi Komparasi Terhadap Metode Ijtihad Bahtsul Masail Nahdatul Ulama Dan Majelis Tarjih Muhammadiyah. Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Dan Hukum, 206–218. https://doi.org/10.24252/shautuna.v2i1.14830

Prabowo, B., Rosida, T., & Ahmad, H. (2020). Hubungan Klasifikasi Perokok dengan Kesehatan Jaringan Periodontal Masyarakat yang Merokok di Pulau Harapan diukur dengan Skor CIPTN. Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan, 5(2), 91. https://doi.org/10.34008/jurhesti.v5i2.195

Pramonodjati, F., Prabandari, A. S., Angelo, F., & Sudjono, E. (2019). Pengaruh Perokok Terhadap Adanya C – Reaktive Protein (CRP). Jurnal Ilmiah Rekam Medis Dan Informatika Kesehatan, 9(2), 1–6.

Rezi, M., Sasmiarti, S., & Helfi, H. (2018). MEROKOK DALAM TINJAUAN HUKUM ISLAM (Studi Nash-Nash Antara Haram Dan Makruh). ALHURRIYAH: Jurnal Hukum Islam (ALHURRIYAH JOURNAL OF ISLAMIC LAW), 3(1), 53. https://doi.org/10.30983/alhurriyah.v3i1.534

Septiani, C. A., & Sodik, M. A. (2021). Penyakit yang dapat ditimbulkan oleh rokok. OSF Preprints, 5(1), 1–3.

Yang, B., Owusu, D., & Popova, L. (2020). Effects of a nicotine fact sheet on the perceived risk of nicotine and e-cigarettes and intentions to seek information about and use e-cigarettes. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(1). https://doi.org/10.3390/ijerph17010131

Yang, I., Sandeep, S., & Rodriguez, J. (2020). The oral health impact of electronic cigarette use: a systematic review. Critical Reviews in Toxicology, 50(2), 97–127. https://doi.org/10.1080/10408444.2020.1713726

Zulaikhah, V., Wijayadi, K., & Juliyanto, E. (2021). Evaluasi Hasil Edukasi Masyarakat Tentang Bahaya Kandungan Dalam Rokok. Indonesian Journal of Natural Science Education (IJNSE), 4(2), 510–515. https://doi.org/10.31002/nse.v4i2.1904

Unduhan

Diterbitkan

2023-02-02

Cara Mengutip

Perilaku Merokok dalam Pandangan Islam. (2023). JURNAL TERAS KESEHATAN, 6(1), 29-38. https://doi.org/10.38215/jtkes.v6i1.108

Artikel Serupa

1-10 dari 43

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama