Kesiapan Lingkungan KKESIAPAN LINGKUNGAN KERJA PERAWAT DALAM PELAKSANAAN RESUSITASI JANTUNG PARU DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT X
Readiness of the Nurse's Work Environment in the Implementation of Cardiopulmonary Resuscitation in the Inpatient Installation of Hospital X
DOI:
https://doi.org/10.38215/jutek.v2i2.35Kata Kunci:
lingkungan kerja perawat, resusitasi jantung paru, rumah sakitAbstrak
Lingkungan kerja perawat yang digunakan dalam kelancaran proses resusitasi jantung paru sebagai penatalaksanaan untuk kondisi henti jantung dan henti nafas terbagi menjadi lingkungan fisik dan non fisik. Prevalensi henti jantung di RS X pada bulan Januari-Desember 2016 adalah sebanyak 402 kasus. Keberhasilan resusitasi jantung paru di rumah sakit dipengaruhi oleh kondisi lingkungan kerja. Hasil studi pendahuluan didapatkan beberapa alat yang tidak lengkap sesuai dengan SPO yang berlaku dan berdasarkan wawancara didapatkan data sulitnya mobilisasi saat resusitasi jantung paru dilakukan di ruangan tertentu dan instruksi yang kurang jelas dari leader. Tujuan penelitian mengidentifikasi kesiapan lingkungan kerja perawat dalam pelaksanaan resusitasi jantung paru di Instalasi Rawat Inap RS X. Metode penelitian kuantitatif, dengan pendekatan cross-sectional, menggunakan total sampling. Hasil penelitian menunjukan hampir seluruh (89,8%) lingkungan fisik di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit X terpenuhi sesuai dengan SPO di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit X. Sebagian responden (58,3%) perawat memiliki lingkungan non fisik yang baik di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit X. Peneliti menyarankan pengecekan dan pengelolaan troli emergensi, peningkatan komunikasi organisasi, serta pelatihan mengenai pelaksanaan resusitasi jantung paru yang tersertifikasi
Unduhan
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2020 JURNAL TERAS KESEHATAN

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish articles in Jurnal Teras Kesehatan agree to the following terms:
- Authors retain copyright of the article and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a CC-BY-SA or The Creative Commons Attribution–ShareAlike License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)






